Oleh: ki puser langit | Januari 1, 2010

ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI DUNIA

Mendiang Bertrand Russell, filosof agnostic Inggris sekalipun memandang semua agama sebagai berbahaya karena ditegakkan atas dasar fondasi perasaan takut, masih punya catata-catatan jujur dalam menganalisis perkembangan gerak sejarah Islam. Sayang Russell tidak mengenal Islam dari sumber utamaya : Al Qur’an dan karier Nabi Muhammad SAW secara langsung, sehingga ia tidak dapat bersikap apresiasif penuh terhadap agama terakhir ini. Tulisan singkat ini diambilkan dari bukunya A History of Western Philosophy, 1972: 419-428, di bawah judul “Mohammedan Culture and Philosophy”.
Serangan-serangan yang dilakukan umat Islam terhadap Bizantium, Afrika dan Spanyol, menurut Russell, berbeda dengan serangan yang dilancarkan oleh pihak Barbarian Utara atas dunia Barat dalam dua segi. Pertama, imperium Timur (Bizantium) dapat bertahan sampai 1453, yaitu hamper seribu tahunlebih lama ketimbang imperium Barat. Kedua, serangan-serangan utama terhadap Bizantium dilakukan oleh umat Islam, yang tidak menjadi pemeluk Kristen setelah penaklukan, tetapi berhasil mengembangkan suatu peradaban yang penting menurut coraknya sendiri.
Segera setelah wafatnya Nabi, peneklukan-penaklukan ini bermula, dan kemudian berlangsung dengan kecepatan yang luar biasa. Di wilayah Timur, Syiria dijarah pada 634 dan dirampungkan penguasaannya dalam dua tahun. Pada 637 Persia juga diserbu, pada 650 penaklukan Persia telah rampung. India diserbu pada 664. pada tahun-tahun 669 dan 716-717, Konstantinopel dikepung, sekalipun baru berhasil dikuasai pada 1453 oleh Sultan Muhammad al Fatih dari Turki Usmani.
Gerakan kea rah barat tidak begitu cepat. Mesir ditaklukkan pada 642, Kartago baru pada 697. ekspedisi ke Barat (kecuali untuk Sisilia dan Italia Selatan) tertahan dengan kalahnya tentara Islam dalam pertempuran Tours pada 732, suatu pertempuran yang terjadi seratus tahun setelah Nabi wafat.
Factor-faktor apa yang memudahkan penaklukan Islam itu? Russell memberikan fakta sebagai berikut. Persia dan Bizantium telah kehabisan tenaga akibat perang berkepanjangan yang mereka lakukan. Orang-orang Syiria, yang pada saat itu umumnya adalah umat Kristen Nestorian (yang tidak mempercayai ketuhanan Yesus), menderita pengejaran pihak Katolik. Kemudian Islam datang menawarkan toleransi kepada semua sekte Kristen asal mereka mau membayar pajak kepala (jiz’a) kepada penguasa Islam. Dengan cara yang serupa pihak Kristen Monofisit Mesir yang merupakan sebagian besar penduduk negeri itu, menyambut kedatangan pihak Islam dengan ramah. Di Afrika, pihak Arab beraliansi dengan pihak Berber untuk menyerang Spanyol, dimana pasukan Gabungan itu dibantu oleh pihak Yahudi yang sebelumnya dianiaya secara kejam oleh bangsa Visigoth (Goth Barat) yang berkuasa di Spanyol pada waktu itu.
Lebih jauh Russell menjelaskan bahwa agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah agama yang ditegakkan atas prinsip monoteisme sederhana. Jadi tidak diruwetkan oleh teologi Trinitas dan Inkarnasi. Nabi sendiri tidak pernah mengklaim sebagai bersifak ketuhanan, begitu juga para pengikutnya tidak pernah punya klaim seperti itu untuk Nabinya.
Dari apa yang dipaparkan Russell di atas, dapatlah kita simpulkan bahwa kecepatan gerak Islam pada abad awal itu dimudahkan oleh ajarannya tentang toleransi agaa sebagai salah satu manifestasi tauhid. Sikap toleransi inilah yang mengundang sikte-sikte Kristen dan Yahudi untuk memberikan bantuan kepada penakluk-penakluk Muslim untuk membebaskan negeri tempat tinggalnya dari cengkraman penguasa-penguasa zalim dan berhati sempit. Toleransi Islam adalah terobosan sejarah yang sangat bermakna untuk dicatat dan dicontoh oleh siapapun yang punya kepekaan batin dan kejujuran intelektual. Bertrand Russell seorang pemikir agnostic, mengakui fakta ini dengan jujur

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: